Click on the slide!

Financial Software

Buku dan Software

Mau pesan Software & Buku ? Dengan Rp. 250.000,- anda mendapat perhitungan perencanaan keuangan & perencanaan asuransi, sehingga prospek anda berubah, dari menebak kebutuhan nasabah, menjadi benar-benar mengetahui kebutuhan nasabah.

Lanjut...
Click on the slide!

Perlukah Financial Planner

Perencanaan Keuangan >> Perencanaan Keuangan

financial planner

Perlukah Financial Planner atau perencana keuangan membantu perencanaan keuangan di keluarga anda? Sebelum menjawabnya, yuk kita lihat dulu apa sih financial planner itu?

Lanjut...
Click on the slide!

Menyiasati "ngopi" bisa punya uang 1,1 M

Artikel >> Artikel

Menyiasati ngopi bisa dapat 1 M

Ada beberapa hal yang tidak bisa dihindari untuk pergi ke kafe. Kerjaanku yang membuat harus bertemu klien atau teman di kafe disaat pulang kantor. 

Lanjut...
Click on the slide!

Kenapa sih Financial Planner bilang asuransi itu perlu?

Perencanaan Keuangan >> Asuransi

Perencana Keuangan bilang Asuransi itu perlu

Sebenarnya apa sih asuransi itu? Kenapa kok Perencana Keuangan (financial planner) selalu menyarankan punya asuransi, katanya kalau enggak punya asuransi, perencanaan keuangannya bisa tidak sukses terlaksana.

Lanjut...
Frontpage Slideshow (version 2.0.0) - Copyright © 2006-2008 by JoomlaWorks
SILAHKAN LOGIN
Home Perencanaan Keuangan Investasi BEBERAPA JENIS INVESTASI
BEBERAPA JENIS INVESTASI
Ditulis oleh Rina Dewi Lina   
Sabtu, 07 Maret 2009 22:40

Semua orang bicara tentang investasi. Ada perusahaan investasi, ada yang berinvestasi sendiri ada juga yang berinvestasi bersama teman-temannya. Yang akan kita bicarakan disini adalah investasi secara umum, bukan investasi yang "aneh" seperti QISAR atau perusahaan lainnya yg dapat memberikan keuntungan yang cepat. Sebelum menulis lebih tentang investasi, mari kita samakan persepsi lebih dahulu.

Dalam perencanaan keuangan, sarana investasi merupakan suatu yang penting. Suatu perencanaan keuangan tidak dapat tercapai tanpa melakukan strategi dalam berinvestasi.

Tanpa ada goal dan strategi , kapan akan dicapainya sulit untuk menentukan berapa cicilan investasi yang harus disisihkan setiap bulannya atau setiap tahunnya.

Beberapa jenis investasi yang sering digunakan atau dibeli masyarakat :

  • PROPERTI , orang tua kita dulu senang sekali membeli properti. Rasa bangga yang tidak terhingga bila mempunyai banyak rumah, toko, tanah, sawah atau apapun yang berbentuk property
  • EMAS
  • PRODUK BANK, tabungan, deposito dan lainnya.
  • MATA UANG ASING
  • PAPER ASET (ini yang belum terlalu dikenal) yaitu saham, reksadana , obligasi (ORI, SUKUK ritel) dan yang lainnya.
  • ASURANSI

Saya hanya akan menjelaskan sedikit satu persatu :

PROPERTI.

Dulu 20 atau 30 tahun lalu, ketika pembangunan di kota-kota sedang gencar, banyak orang kaya baru karena tiba-tiba tanahnya harganya menjadi mahal. Sehingga seringkali orang tua menyarankan anaknya untuk membeli tanah untuk berinvestasi. Tentunya berinvestasi di properti bagus, tetapi jaman sekarang dengan jaman dahulu kala berbeda. Kadang malah ada rumah yang akhirnya tidak laku dijual, karena pas didepan rumahnya dibangun jalan layang. Tetapi dapat disimpulkan bila lokasinya bagus kenaikan harga properti melaju sama dengan inflasi.Dalam lokasi tertentu dapat terjadi kenaikan properti menjadi berkali-kali lipat.

Salah seorang kerabat bercerita, bahwa ketika dia membangun rumahnya ditahun 1995, membeli tanah dan membangunnya menghabiskan biaya sebesar 375 juta. Sekarang harga pasarannya 3,5M. Naiknya hampir 10 kali lipat, tetapi bila diambil rata-rata kenaikannya sebesar 15%. Itupun sudah 2 tahun ditawarkan belum ada yang mau membeli.

EMAS

Yang kita bicarakan adalah emas murni, bukan emas perhiasan. Sejak dulu hingga sekarang kenaikan harga emas sebanding dengan inflasi

 

TABUNGAN , DEPOSITO

Biasanya diberikan bunga lebih rendah dari inflasi. Gunakan tabungan dan deposito untuk menyimpan uang sebagai dana darurat

 

MATA UANG ASING

Bila kita menggunakan mata uang asing ini sebagai alat investasi jangka panjang, maka kenaikannya sesuai dengan inflasi terutama dollar. Tetapi bila digunakan untuk mendapatkan keuntungan sesaat, bisa memberikan keuntungan besar ketika harga sedang bergejolak, dan munkin juga memberikan kerugian.

PAPER ASET

Ini adalah salah satu instrumen investasi yang sangat menarik untuk ditekuni. Berbagai macam paper aset, seperti Reksadana, Saham, Obligasi. Hasil investasinya sangat tergantung dengan kondisi ekonomi mikro dan makro. Untuk tujuan investasi jangka panjang Reksadana dapat menjadi pilihan, agar hasil investasi dapat optimal. Berinvestasi dalam paper aset banyak faktor yang harus dipertimbangkan :

  1. Jangka waktu (time frame)
  2. Pengetahuan tentang investasi
  3. Profile resiko investor
  4. Kondisi pasar
  5. Kondisi keuangan
  6. Usia
Pertama-tama yang harus dilakukan adalah carilah informasi sebanyak mungkin melalui seminar, buku, browsing atau bertanya kepada orang yang lebih tahu untuk terjun kedalam salah satu instrumen investasi yang anda minati. Kunci utama bila waktu masih panjang dan kemampuan terbatas, carilah instrumen investasi yang memberikan hasil lebih besar dari inflasi. Bila lebih kecil dari inflasi maka jumlah dana yang harus disisihkan menjadi sangat besar.

ASURANSI
Ada beberapa orang yang senang berinvestasi melalui asuransi, biasanya orang seperti ini tidak mau repot untuk memisahkan asuransi dengan investasi. Biasanya orang-orang yang sibuk dan tidak mempunyai waktu untuk mempelajari investasi.
 
Bijaksanalah dalam berinvestasi.


 

 

 

 


Komentar
Cari RSS
Hanya pengguna terdaftar yang bisa menulis komentar!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir diperbaharui pada Senin, 09 Maret 2009 13:42