| Financial Planner |
| Ditulis oleh Rina Dewi Lina MM, CFP® | ||||||
| Rabu, 28 Januari 2009 17:56 | ||||||
APA BEDA PERENCANAAN KEUANGAN YANG DILAKUKAN OLEH KITA SETIAP HARIDENGAN YANG DILAKUKAN "FINANCIAL PLANNER"
Minggu lalu saya bertemu teman lama dan dia bertanya aktifitas apa yang saya lakukan sekarang? Saya ja wab bahwa aktifitas saya di Allianz....secara spontan dia berkata "wah asuransi saya udah banyak, lalu dia menyebutkan beberapa asuransi yang dia punya" (duh kayaknya takut bener ditawari asuransi). Untuk menyambung pembicaraan saya bilang saya juga baru mendapat sertifikasi sebagai “Perencana Keuangan”. Dia tertawa, dan mengatakan bahwa istrinya setiap hari melakukan perencanaan keuangan. Pendapat teman saya itu benar. Setiap keluarga sudah melakukan perencanaan keuangan. Apa sih beda yang dilakukan oleh "Perencana Keuangan (Financial Planner)" dengan perencanaan keuangan yang kita lakukan sehari-hari? perbedaan yang paling menonjol adalah
Misalnya saja anak saya berusia 2 tahun, tentunya semua orang tua ingin menyekolahkan anaknya sampai Universitas. Sekarang masuk Universitas swasta X uang masuknya sebesar Rp. 35 juta, 16 tahun kemudian dikarenakan inflasi maka uang masuk Universitas X diperkirakan sebesar Rp. 161 juta dengan memperhitungkan inflasi rata-rata 10%. Itu baru uang masuk saja, belum termasuk uang semesteran dan buku. Waduh.... bener gk sih angka ini?... coba kita ingat-ingat... dulu ketika saya kuliah tahun 1982, uang masuk kuliah saya di universitas swasta sebesar Rp. 1,5 juta. .... wow fantastis.... sepertinya tidak mungkin, tetapi terjadi..
Hanya pengguna terdaftar yang bisa menulis komentar!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Terakhir diperbaharui pada Selasa, 25 Mei 2010 20:36 |
Minggu lalu saya bertemu teman lama dan dia bertanya aktifitas apa yang saya lakukan sekarang? Saya ja wab bahwa aktifitas saya di Allianz....secara spontan dia berkata "wah asuransi saya udah banyak, lalu dia menyebutkan beberapa asuransi yang dia punya" (duh kayaknya takut bener ditawari asuransi). Untuk menyambung pembicaraan saya bilang saya juga baru mendapat sertifikasi sebagai “Perencana Keuangan”. Dia tertawa, dan mengatakan bahwa istrinya setiap hari melakukan perencanaan keuangan. Pendapat teman saya itu benar. Setiap keluarga sudah melakukan perencanaan keuangan. 










